Ibu negara Turki, Emine Erdogan, meminta istri pemimpin dunia memobilisasi masyarakat internasional untuk merespon situasi sulit yang dihadapi Muslim Rohingya.
Dalam surat yang ditujukan kepada istri pemimpin dunia, Emine menaruh perhatian terhadap nasib bangsa Rohingya dan mereka yang mengungsi ke Bangladesh setelah melarikan diri dari kekerasan militer Myanmar.
“Saya berharap sebagai istri pemimpin, kita dapat mengerahkan upaya kemanusiaan untuk berkontribusi secara positif terhadap proses tersebut dan menggerakkan masyarakat internasional,” katanya, menurut sebuah pernyataan dari kantor kepresidenan, Sabtu.
“Sebagai seorang ibu, wanita dan manusia, saya pikir kita harus membangun dunia di mana setiap orang dapat hidup bersama secara manusiawi, tanpa perbedaan etnis atau agama.”
Pada 7 September, Emine mengunjungi kamp Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh, dekat perbatasan Myanmar, dan membagikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi serta mendengarkan kisah-kisah mengerikan mereka.