DALAM mengasuh anak, tugas dan tanggung jawab ibu begitu besar. Bukan hanya mengasuh tapi juga mendidik. Tak heran kalau muncul ungkapan populer 'ibu adalah madrasah pertama bagi anak'.
Artinya, ibu merupakan orang pertama yang mengenalkan norma-norma pada anak sebagai 'modal awal' agar anak menjadi pribadi yang baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.
Nyai Solichah Wahid, ibunda dari KH. Abdurrahman Wahid, yang juga ikut mendidik santri di pesantren Tebu Ireng selalu menerapkan pola asuh yang mumpuni pada anak- anaknya.
Ada prinsip pengasuhan anak dan keluarga yang selalu dipegang oleh Nyai Solichah Wahid saat mendidik anak-anaknya. Berikut prinsip yang bisa para orangtua tiru,
seperti dikutip dari buku Ibuku Inspirasiku yang diterbitkan oleh pustaka Tebu Ireng.
– Menjadi contoh yang baik di mata anak-anak
Seorang ibu harus menjadi figur yang baik di mata anak-anaknya. Sosok yang harus selalu memberikan contoh yang baik dengan cara selalu menemani dan menjadi tempat bersandar bagi anak-anaknya untuk mencurahkan isi hati dan pikirannya. Kedekatan emosional antara ibu dan anak inilah yang harus dibangun agar dapat menghantarkan anak-ananya menuju gerbang
kesuksesan.