Pertanyaan yang Berkenaan dengan Seputar Puasa
Apakah berkumur-kumur dapat membatalkan puasa?
TIDAK, berkumur-kumur dengan air putih sangat dianjurkan apalagi niatnya untuk wudhu, yang membatalkan adalah berkumur-kumur dengan es buah, es kelapa muda, kuah pempek, dsb.
Apakah mencicipi masakan dapat membatalkan puasa?
TIDAK, selama tidak ditelan dengan sengaja, tapi… kalau mencicipi masakan sampai habis sepanci penuh, itu baru membatalkan puasa…
Apakah mencium istri/suami dapat membatalkan puasa?
TIDAK, terkecuali mencium istri/suami tetangga… nah itu baru batal…
Apakah mimpi basah dapat membatalkan puasa?
TIDAK, cukup mandi wajib apalagi sudah masuk waktunya shalat dan bisa dilanjutkan tidur lagi… Tapi saat anda tidur lagi ternyata mimpi lagi (kali ini basah seluruh tubuh), itu berarti anda disiram emak pake air se-ember… makanya bangun, jangan tidur mulu…
Apakah benar tidurnya orang berpuasa bernilai pahala?
BENAR, asal seperlunya, karna yg terbaik adalah mengisinya dengan amal ibadah, TAPI… puasa anda akan batal apabila tidur diawal bulan Ramadhan dan terbangunnya … di bulan Syawal
Perbedaan Waktu Puasa Antara Amerika Serikat dan Aceh
Basyah baru pertama kali berpuasa di San Fransisco. Agar yakin, dia mencoba menelpon operator pusat bantuan untuk bertanya perbedaan waktu dengan kampungnya, karena ragu dengan waktu berbuka puasa di sana.
Dengan penuh percaya diri, Basyah bertanya: “Hello. Can you tell me time difference between San Fransisco and Aceh, or Indonesia, please.”
Operator di pusat bantuan menjawab, “One minute, please..”
Basyah langsung menutup telponnya dan berkata pada dirinya sendiri, “Oma teuh, parah lago. Ternyata jauh-jauh sampai sini cuma berbeda semenit saja..!!!”
Membayar Hutang Puasa
Kisah fiktif ini diceritakan terjadi 2 bulan sebelum bulan Ramadhan. Seorang pedagang sedang menjual kurma di pasar dan bisnis memang sedang agak lesu. Dia memanggil seorang wanita yang lewat dan mencoba untuk menariknya. Dia menggeleng dan mengatakan bahwa ia tidak punya uang.
“Tidak masalah,” kata pedagang itu tersenyum, “Anda dapat membayar saya nanti.”