WASHINGTON — Pertama kalinya Museum Smithsonian, salah satu museum ilmu pengetahuan terbesar di AS dan dunia, memamerkan manuskrip Alquran tua tulisan tangan dari zaman awal Turki hingga Turki Usmani, Kamis (20/10). Dilansir dari AFP, pameran ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Alquran dan melawan sikap Islamophobia, dengan mencerminkan keindahan dan kedamaian Islam.
Pameran ini disponsori oleh Pemerintah Turki bekerja sama dengan Smithsonian Institute. Smithsonian Istitute adalah lembaga pendidikan dan riset yang dilengkapi dengan museum ilmu pengetahuan dengan 19 museum dan galleri, 9 pusat riset serta kebun binatang serta memiliki lebih kurang 142 juta benda koleksi.
“Islam adalah agama perdamaian dan toleransi. Persepsi Islam saat ini berada di luar realitasnya. Kami tidak akan membiarkan ekstrimis untuk memanipulasi agama kita,” Wakil ketua Dewan Koc Holding, Yildirim Ali Koc, seperti dilansir dari AFP, Kamis waktu setempat.
Koc mengatakan, senang melihat manuskrip Alquran tulisan tangan 47 berabad-abad dari Turki yang disajikan di “The Art of Al-Qur'an: Harta Karun dari Museum Turki dan Seni Islam” yang akan dibuka untuk umum pada hari Sabtu ini.
Manuskrip-manuskrip Alquran tua ini sebagian berusia lebih dari 100 tahun dibawa dari Museum dan Seni Islam di Istanbul Turki.