LONDON – Rangkang Nanggroe merupakan organisasi mahasiswa dan masyarakat Aceh, serta siapa saja yang peduli dengan masalah Aceh, yang di tinggal di Inggris (UK). Rangkang Nanggroe bersifat non politik/non-partisan dan bergerak dibidang sosial, budaya dan pendidikan, serta menganut asas kekeluargaan dan musyawarah dalam pengambilan keputusan.
Salah satu kegiatan rutin rangkang nanggroe adalah Duek Pakat yang dilaksanakan paling kurang setahun sekali. Tahun ini acara duek pakat dilaksanakan di Kota Cholchester Pada tanggal 28-29 Mei, 2016
Tujuan utama dari duek pakat adalah untuk meningkatkan silaturahmi antara mahasiswa Program Master, Program Doktor serta keluarga asal Aceh yang berdomisili di UK.
Tahun ini acara Duek Pakat dihadiri oleh 49 orang yang berasal dari berbagai kota di UK. Selain untuk memperkuat silaturahmi, kegiatan duek pakat juga membahas tentang isu-isu terkini di Aceh.
Dengan itikad baik, Duek Pakat tahun ini menghasilkan 9 butir rekomendasi dalam bidang pendidikan, anggaran, pembangunan, pelayanan, birokasi dan sosial masyarakat.
Ini sembilan butir rekomendasi tersebut:
Pendidikan
1. Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan mengelola pendidikan tanpa intervensi dan kepentingan politik.
2. Pemerintah Aceh perlu mengalokasikan dana abadi pendidikan untuk peningkatan dan keberlajutan program beasiswa Aceh, dan peningkatan profesionalisme pengelolaan beasiswa Aceh.
Anggaran dan Pembangunan