TAKENGON – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Hasanuddin Darjo, mengatakan rencana pengadaan videotron di instansinya semula untuk memberikan informasi terkait dunia pendidikan kepada masyarakat. Lantaran menuai kritik dari berbagai kalangan, anggaran videotron akan dialihkan ke program lain.
Proyek serupa juga pernah dilakukan Darjo saat ia menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Aceh.
“Kita Ingin memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada masyarakat. Namun segelintir pihak banyak yang salah mengartikan maksud dan tujuan baik kami,” kata Darjo kepada portalsatu.com usai pembukaan Porseni XV di Takengon, Kamis, 4 Agustus 2016.
Darjo mengaku, tahun anggaran 2016, Dinas Pendidikan Aceh hendak mengadakan lima videotron untuk dipasang di beberapa titik di Aceh.
Setelah mendapat respons dari berbagai elemen masyarakat, anggaran untuk pengadaan videotron itu akan dialihkan untuk peralatan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK.