LHOKSEUMAWE – Sekitar 30 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh menggelar aksi demo di Lhokseumawe, Rabu, 28 Oktober 2015. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, para mahasiswa minta Presiden Jokowi menuntaskan permasalahan kabut asap yang dinilai telah merugikan masyarakat luas.
Aksi yang digelar di Bundaran Tugu Rencong, Simpang Kutablang, Kota Lhokseumawe sekitar pukul 11.00 WIB tadi, diawali dengan orasi secara bergantian. Setelah itu mahasiswa long march ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Lhokseumawe untuk mengajukan petisi terkait beberapa persoalan yang berkembang selama ini.
Khairul Umam, koordinator aksi dalam orasinya di depan gedung DPRK tersebut, meminta pemerintah mengusut tuntas aktor di balik kasus pembakaran hutan yang telah memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah harus berantas habis perusahaan-perusahaan yang terbukti terlibat dalam pembakaran hutan, kata Khairul.