LHOKSEUMAWE – Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-70, listrik kembali padam di kawasan kota Lhokseumawe, Selasa, 27 Oktober 2015. Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan sejak pukul 12.00 WIB mengundang kekecewaan warga.

Sejumlah warga Lhokseumawe meng-update status di BlackBerry Messenger (BBM), “Hari Listrik Nasional, listrik pun padam”. Ada pula warga yang menulis, “HLN ke-70 diperingati dengan pemadaman listrik di Lhokseumawe”. Pernyataan senada yang sarat sindiran terhadap PT PLN juga disampaikan berbagai kalangan dalam grup BBM.

Maimun, salah seorang warga ditemui di Desa Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, mengaku kecewa dengan PLN yang sering memadamkan listrik. “Hampir tiap hari listrik padam, dan tanpa pemberitahuan, sehingga membuat kita sangat tidak nyaman,” ujarnya.

Dihubungi portalsatu.com, Manager PLN Area Lhokseumawe Wahyu Ahadi Rouzi memutuskan panggilan masuk di telpon selulernya. Saat dikonfirmasi lewat layanan pesan singkat (SMS), kenapa di kawasan Lhokseumawe sering pemadaman listrik, Wahyu hanya merespon singkat.

“Info padam karena perbaikan trafo saat ini di pusat kota lhokseumawe, estimasi 1 s.d (sampai dengan, red) 2 jam,” tulis Wahyu.

Melansir laman resmi PT PLN, peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) sudah memasuki bilangan ke-70 tahun pada tahun 2015. Peringatan HLN mengambil momentum nasionalisasi perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang semula dikuasai penjajah Jepang. Setelah direbut oleh para pemuda dan buruh listrik, perusahaan-perusahaan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia dan melalui Penetapan Pemerintah No. 1 tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas.

Tanggal 27 Oktober kemudian diperingati sebagai Hari Listrik Nasional yang tidak hanya milik PLN namun milik seluruh pemangku kelistrikan dan seluruh masyarakat Indonesia. Peringatan HLN tahun ini mengambil tema “Bersama Menerangi Nusantara”.[] (idg)