SUBULUSSALAM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kota Subulussalam dalam beberapa hari terakhir terus melonjak menembus angka Rp1.700 per kilogram di tingkat pabrik. Sementara harga di tingkat agen pengumpul berkisar antara Rp1.500-1600per kilogram.
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam, Ir Netap Ginting, mengatakan, kenaikan harga TBS mencapai Rp1.700 per kilogram itu disebabkan naiknya harga minyak mentah sawit (CPO) selama beberapa hari belakangan ini menjadi Rp7.600 per kilogram.
Harga sawit semakin meningkat, sehingga harga TBS di tingkat pabrik sekarang Rp1.700/kg kecuali PT Samudra Sawit Nabati (SNN) di Singgersing hanya Rp1.640 per kilogram, kata Netap Ginting, kepada portalsatu.com, Selasa 5 Maret 2016.
Ditambahkan, harga TBS akan terus meningkat dan diperkirakan mencapai Rp2.000 per kilogram. Hal ini berdasarkan kenaikan sawit yang terjadi beberapa kali sejak dua bulan terakhir, mulai dari Rp1.200 per kilogram pada bulan Maret hingga menembus Rp1.700 per kilogram saat ini.
Netap mengatakan, kenaikan harga sawit ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Subulussalam, apalagi mayoritas usaha masyarakat bersumber dari sawit.