TERKINI
EKBIS

Harga Emas Turun Selama Empat Hari Terakhir di Banda Aceh

Hal ini menguntungkan Negara Asia yang banyak membeli emas, seperti China, India, dan Indonesia.

JAUHARI SAMALANGA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

BANDA ACEH – Harga emas di Banda Aceh turun sejak Selasa, 1 Desember 2015 lalu. Harga emas sebelumnya Rp 1.670.000, kini menjadi Rp 1.600.000. per mayam, Jumat, 4 Desember 2015. (Satu mayam sama dengan 3,3 gram)

“Empat hari ini harga emas menurun, emas berkisar Rp470 ribu per gramnya, satu mayamnya Rp 1.600.000 siap dengan pembuatannya. Transaksi mayarakat dominannya banyak membeli dibandingkan menjual,” kata Murizal, pemilik toko emas Ichlas, di Jalan Teungku Chik Pante Kulu, Banda Aceh.

Harga emas dunia menurun dari 1.205 menjadi 1.050 per troi oncenya, harga emas dunia turun kisaran 200 dollar per once, dan mata uang IDR stabil tidak terlalu melemah terhadap dollar Amerika. Penyebab turunnya harga emas ini karena bank central Amerika menaikkan suku bunga deposito lantaran negara Paman Sam dilanda krisis keuangan. Banyak masyarakat Amerika yang melepas emasnya.

Hal ini menguntungkan Negara Asia yang banyak membeli emas, seperti China, India, dan Indonesia.

Murizal mengatakan masyarakat antusias dengan penurunan harga emas ini. Mereka memanfaatkannya untuk berinvestasi biarpun dalam bentuk perhiasan.

“Alasan masyarakat berhias sambil menabung,” ujar Murizal.

Menurutnya tidak hanya warga yang telah berkeluarga, pemuda yang masih lajang juga menaruh minat besar dalam pembelian emas. Mereka mempersiapkan emas sebagai mahar yang segera dipakai dalam hitungan lima atau dua bulan ke depan.[]

JAUHARI SAMALANGA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar