IDI RAYEK – Sejumlah pedagang di Idi Rayek yang tokonya dibongkar kemarin berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur harus segera memberi solusi kepada mereka.
“Berbicara aturan ini memang tidak ada yang salah, namun kami pedagang kecil ini yang semata menumpang hidup dari hasil dagangan tidak ada tempat lagi untuk mencari pendapatan itu. Kita menginginkan ada upaya pemkab untuk melihat kondisi ini, arti kata ada kebijakan lain yang diberikan seperti relokasi tempat dari pada barang kami tergelatak di rumah tidak ada yang membeli, ujar salah seorang pedagang, Sayed Mina, kepada portalsatu.com, Rabu, 17 Februari 2016.
Menurut pengakuan Sayed, pihak pemerintah selama ini belum pernah melakukan komunikasi langsung dengan para pedagang terkait pembongkaran ruko tersebut, tetapi hanya melalui surat edaran saja.
“Kenapa tidak ini dilakukan mediasi? Kita ingin dibuat sebuah pertemuan, mungkin dari hasil itu ada kebijakan- kebijakan yang timbul bukan hanya semata tindakan. Tapi yang kita lihat tidak demikian selalu surat peringatan yang kami terima, walaupun ini sudah terjadi kami tetap menghargai keputusan pemkab tanpa ada perlawanan dari semua pedagang, seharusnya pemerintah juga begitu mengahargai kami, katanya.
Terkait hal ini, anggota DPRK Aceh Timur dari fraksi Partai Nasdem Sofyan Affan, menanggapi baik keluhan yang disampaikan pedagang.