TERKINI
TAK BERKATEGORI

Haji Uma Bantu Dua Anak Miskin di Alue Anoe Timu

LHOKSUKON - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh H. Sudirman akrab disapa Haji Uma menyantuni dua anak miskin yang menderita penyakit di Desa…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

LHOKSUKON – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh H. Sudirman akrab disapa Haji Uma menyantuni dua anak miskin yang menderita penyakit di Desa Alue Anoe Timu, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Dua anak itu Darmatillah, 16 bulan, buah hati pasangan Miftahuddin (35) dan Maryani (30) serta Zulfahmi, (16), Putra pasangan Mansur (35) dan almarhumah Maryana.

Menurut dokter, Darmatillah mengidap hydrocephalus–penyakit gangguan aliran cairan di dalam otak. Sedangkan Zulfahmi menderita penyakit lumpuh layu sejak usianya 7 tahun.

Amatan portalsatu.com, Senin, 9 Mei 2016, kedatangan Haji Uma–ayah dari Yusniar dalam serial komedi Aceh “Eumpang Breuh” itu sempat membuat ramai suasana desa tersebut yang awalnya sunyi/sepi.

Berawal dari informasi masyarakat, Haji Uma langsung menjenguk dua anak miskin tersebut. “Awalnya diberikan informasi oleh masyarakat bahwa ada anak-anak di Desa Alue Anoe Timu yang mengidap penyakit serius. Nah, beranjak dari itu saya langsung terjun ke lokasi untuk menjenguk sekaligus memberi sedikit santunan,” kata Haji Uma kepada portalsatu.com, Senin, 9 Mei 2016. 

Menurut Haji Uma, konidisi kedua anak tersebut sangat memprihatinkan, ada yang menderita penyakit gangguan aliran cairan di dalam otak, dan satunya lagi menderita penyakit lumpuh layu sejak usianya 7 tahun.

“Darmatillah sangatlah memprihatinkan, meski sudah dioperasi dua kali, belum juga mengalami perkembangan kesehatan, diperparah lagi saat ini harus mengasup makanan melalui selang yang dimasukkan saat operasi,” tambah Haji Uma

Haji Uma yang mengutip perkataan ibu kandung Darmatillah menyebutkan, kondisi tubuh bayi bagian bawah terlihat normal, hanya ukuran kepalanya saja yang lebih besar. Makannya juga harus melalui selang.

Tak hanya Darmatillah, kala berkunjung ke rumah Zulfahmi, Haji Uma terlihat sedih. Dirinya tampak miris melihat keadaan Zufahmi yang tidak normal seperti anak-anak lain seusianya sekarang, ditambah ibundanya telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

“Dinas Kesehatan harus lebih memperhatikan warga yang menderita penyakit seperti ini. Sosialiasi pencegahan dari sejak dalam kandungan harus ada, bukan ketika sudah lahir dan terkena penyakit. Itu akan sulit disembuhkan. Juga harus selalu melakukan pendataan secara rutin serta terstruktur sehingga semua penyakit pada masyarakat dapat terdeteksi semuanya,” ujarnya.

Di sela- sela kunjungan tersebut, Haji uma memberikan santunan kepada dua anak miskin tersebut. Untuk Darmatillah, Haji Uma memberikan uang tunai untuk transportasi serta akomodasi keluarganya yang akan kembali merujuk bayi tersebut ke Rumah Sakit Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Sedangkan Zulfahmi, Haji Uma memberikan uang tunai serta satu unit kursi roda.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar