BANDA ACEH – Anggota Komite III DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau akrab disapa Haji Uma menjadi pemateri pada seminar nasional pendidikan dan kebudayaan yang diselengarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) FKIP Universitas Syiah Kuala, di Auditorium FKIP-Unsyiah, Kamis 15 Oktober 15 Oktober 2015.
Selain Haji Uma, narasumber lain yang dihadirkan dalam seminar nasional yang diikuti para mahasiswa ini adalah Drs. Anas M. Adam, M.Pd, mantan Kadis Pendidikan Provinsi Aceh yang sekarang menjabat Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud.
Haji Uma mengatakan pentingnya integrasi aspek pendidikan moral dan keagamaan dalam kurikulum pendidikan disekolah, selain muatan pendidikan bahasa dan kesenian daerah.
Menurut Haji Uma, realita banyaknya siswa yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan masalah sosial lainnya sangat memprihatinkan.
Sehingga penekanan pendidikan moral, akhlak dan keagamaan di sekolah sangat penting. Sama halnya juga dengan bahasa dan kesenian daerah yang semakin terancam eksistensinya dalam kehidupan sosial masyarakat di Aceh khususnya dan wilayah lain di Indonesia pada umumnya, kata Haji Uma.
Fenomena terakhir ini, katanya, telah mendorong DPD RI mengajukan usulan inisiatif RUU Bahasa dan Kesenian Daerah dalam Prolegnas 2016.
Disamping itu, Haji Uma juga menyoroti kompetensi guru sebagai daftar persoalan pendidikan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Selain itu, Haji Uma juga membantu dana pembinaan sebesar 5 juta rupiah kepada Himafi Unsyiah. Keseluruhan bantuan dana tersebut bersumber dari penyisihan gaji Haji Uma sebagai anggota DPD RI. [] (mal)