BANDA ACEH - Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman yang lebih dikenal dengan panggilan Haji Uma menyoroti implementasi MoU Helsinki yang tidak maksimal. Komentar itu…
BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman yang lebih dikenal dengan panggilan Haji Uma menyoroti implementasi MoU Helsinki yang tidak maksimal. Komentar itu ia sampaikan saat menjadi peserta Konferensi Internasional 10 Tahun Perdamaian Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh, 14 November 2015.
Haji Uma dengan tegas menyatakan tanggung jawab para perunding dalam MoU Helsinki belum selesai. Pasalnya, menurut dia, implementasi MoU Helsinki dan UUPA masih sangat minim.
“Tidak ada yang tahu, apakah kita akan perang lagi? Oleh sebab itu, saya katakan bahwa para pihak yang merumuskan MoU (Helsinki) belum selesai tanggung jawab,” ucap Haji Uma di depan para peserta dan narasumber konferensi internasional itu.
Dalam acara dihadiri tokoh perdamaian Aceh itu, Haji Uma juga meminta pihak internasional untuk membantu Aceh terkait dengan implementasi MoU Helsinki. “Saya harap pihak internasional membantu Aceh,” kata Haji Uma.[]