SUBULUSSALAM -- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam menggelar sosialisasi pencalonan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Subulussalam yang berlangsung pada 2018. Sosialisasi dibuat…
SUBULUSSALAM — Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam menggelar sosialisasi pencalonan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Subulussalam yang berlangsung pada 2018. Sosialisasi dibuat di Hotel Hermes One, Rabu 25 Oktober 2017.
Kegiatan yang dibuka Asisten II Setdako Masri itu dihadiri Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, Panwaslih, para ketua partai politik dalam wilayah Kota Subulussalam serta insan pers.
Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi mengatakan ada 171 pilkada yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 2018 mendatang, termasuk Kota Subulussalam, Aceh Selatan dan Pidie Jaya dari Provinsi Aceh.
Aceh, kata Ridwan Hadi masuk rawan satu pilkada. Karena itu, para penyelenggara KIP, panwaslih, para kandidat dan seluruh elemen masyarakat harus mampu menjawab tantangan ini untuk mewujudkan pilkada aman dan damai.
Ridwan Hadi yakin, masyarakat Kota Subulussalam mengingingkan berlangsungnya pilkada damai dalam memilih pemimpin lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan itu, Ridwan Hadi mengatakan, pers juga memiliki kontribusi besar dalam menyukseskan pilkada wali kota dan wakil wali kota Subulussalam.
“Peran media menyukseskan pilkada punya kontribusi besar. Sukses pilkada di Aceh tidak terlepas dari peran pers,” katanya.
Padahal kata Ridwan Hadi, Aceh waktu itu masuk daerah rawan pilkada, namun berkat dukungan semua pihak termasuk para insan pers, akhirnya pilkada gubernur dan wakil gubernur Aceh dan pilkada bupati dan wali kota di Aceh berlangsung aman dan damai.
“Saya berharap Kota Subulussalam dapat memberikan sesuatu yang positif dalam pilkada nanti. Aceh masuk rawan satu, karena itu Subulussalam, Aceh selatan dan Pidie Jaya harus mampu menjawab tantangan ini untuk mewujudkan pilkada aman dan damai,” ujarnya.[]