BANDA ACEH – Kasubdit Dikyasa Polda Aceh, AKBP Drs. H. Adnan, mengatakan tingkat kepatuhan pengendara di jalan raya Banda Aceh meningkat hingga 90 persen. Peningkatan tersebut dilatarbelakangi oleh program edukasi kepatuhan pengendara yang dijalankannya melalui “Polisi Meupèp-pèp”.

“Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas juga menurun menjadi 40 persen,” ujar Adnan kepada wartawan di Banda Aceh, Senin, 26 Oktober 2015.

Dia mengatakan peningkatan kepatuhan pengguna jalan dan menurunnya angka kecelakaan tersebut juga disebabkan oleh adanya rasa malu oleh para pengendara. “Akibat malu dan sudah mengerti, apalagi dengan ciri khas cara kita menyampaikannya,” kata Koordinator Polisi Meupèp-pèp Aceh tersebut.

Perannya dalam sosialisasi keselamatan berkendara dan edukasi kepada pengendara ini turut mendapat perhatian dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Chondro Kirono. Hal tersebut disampaikan Kakorlantas dalam kegiatan Police to Campus di AAC Dayan Dawood Unsyiah, Jumat pekan lalu.

“Dia mengaku bangga dengan saya karena walaupun sudah tua masih aktif,” katanya.

Menurut Adnan, Kakorlantas Polri juga turut menjanjikan penghargaan atas inovasi yang dilakukannya. “Penghargaan diberikan karena aktif dalam rangka memberikan education public untuk menyelamatkan pengguna jalan,” kata pria yang identik dengan kalimat teguran “Nyan hai” tersebut.[](bna/*sar)