Selama hampir enam dekade, para ilmuwan telah mencari asal-usul beberapa logam paling berharga di Bumi termasuk emas, perak, dan platinum. Dan sekarang, kita mungkin sudah menemukan jawabannya.
Elemen berat dan berharga seperti terdapat pada emas, perak, dan platinum, disebut elemen r-process. Dan untuk menghasilkan elemen seperti itu membutuhkan energi dalam jumlah yang luar biasa besarnya.
Sejauh ini, tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana elemen r-process bisa ada di alam semesta.
Namun penemuan galaksi kerdil yang disebut Retikulum II, yang jaraknya sekitar 98.000 tahun cahaya dari Bumi, mungkin bisa menjawab misteri tersebut. Retikulum II dilaporkan memiliki bintang yang mengandung elemen logam mulia dalam jumlah 'yang sangat besar'.
“Memahami bagaimana elemen r-process bisa terbentuk menjadi salah satu masalah yang paling sulit dalam fisika nuklir,” kata Professor Anna Frebel dari The Department of Physics at the Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Dia menambahkan, produksi elemen r-process membutuhkan banyak energi, yang hampir tak mungkin dilakukan secara eksperimental. Proses membuat elemen tersebut tidak bisa dilakukan di Bumi.
“Jadi kita harus menggunakan bintang-bintang dan benda-benda di kosmos sebagai laboratoriumnya,” tambah Anna.
Baru ditemukan tahun lalu, galaksi kecil Retikulum II mengorbit Bima Sakti, dan merupakan salah satu galaksi kerdil terdekat yang pernah ditemukan.