TAPAK TUAN – Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan dukungannya terhadap pemekaran Kabupaten Aceh Selatan Jaya. Dukungan ini diberikan lantaran melihat antusias masyarakat setempat yang ingin berpisah dari kabupaten induk.
“Untuk pembentukan Kabupaten Aceh Selatan Jaya ini, saya mendukung 100 persen, ujar Zaini Abdullah saat bertandang ke Aceh Selatan dan bertemu dengan tokoh masyarakat dan Tim Ahli Pembentukan Kabupaten Aceh Selatan Jaya, Rustam Effendi, Senin, 15 Februari 2016.
Pertemuan yang digelar di Dayah Ashabul Yamin itu turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Fachrul Razi, Bupati Aceh Selatan, T Sama Indra serta ratusan masyarakat.
Gubernur Zaini melihat komitmen masyarakat dan Bupati Aceh Selatan yang begitu besar terhadap pembentukan kabupaten baru yang nantinya terdiri atas 11 Kecamatan itu. Gubernur juga menegaskan, dokumen pembentukan Kabupaten Aceh Selatan Jaya sudah lengkap dan sudah direkomendasikan ke Mendagri.
Saat ini kita masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait persetujuan pembentukan kabupaten baru tersebut karena kewenangan pembentukan daerah baru berada di tangan Menteri Dalam Negeri. Saya harap proses pemekaran ini segera selesai, ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung mengenai keinginan sebahagian kelompok masyarakat yang menghendaki pembentukan Provinsi Alabas.
Mudah-mudahan pembentukan Provinsi baru tidak terjadi, karena hal tersebut dapat menghambat implementasi MoU Helsinki dan UUPA. Dalam MoU telah disebutkan dengan jelas mengenai batas wilayah Pemerintah Aceh, kata Doto Zaini.