BANDA ACEH – Pernyataan Gubernur Aceh Zaini Abdullah terkait larangan pengangkatan pegawai kontrak disikapi beragam oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah Nazaruddin.

Pakar Ekonomi dan Bisnis Islam dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry ini menilai pernyataan gubernur sudah benar. Namun, ekses dari penyataan tersebut, kata Nazaruddin, tidak hanya berhenti sampai di sana.

“Pernyataan seperti itu saya rasa hal yang wajar mengingat tenaga kontrak di Aceh yang sudah sangat banyak,” kata Nazaruddin saat dihubungi portalsatu.com melalui sambungan seluler, Selasa, 5 Januari 2016.

Walau sependapat dengan pernyataan gubernur tersebut, namun menurutnya ada hal-hal yang harus diperhatikan kembali oleh Pemerintah Aceh.

“Boleh saja tidak menerima lagi tenaga kontrak tapi pemerintah harus jujur dalam menggunakan anggaran itu untuk bisa dialihkan ke program yang lebih baik,” katanya.

Salah satu program yang ditawarkan adalah basis pertanian yang harus kembali digalakkan.

“Basis pertanian harus diperluas ke ranah perkebunan, pembukaan lahan, sampai ke budidaya perikanan,” kata Nazaruddin.[](tyb)