BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah diminta untuk memerintahkan kontraktor pembangunan payung Masjid Raya agar membuat kembali prasasti kemenangan masyarakat Aceh di tempat semula. Sebab prasasti itu menjadi penanda lokasi tewasnya jenderal Belanda pada agresi pertama mereka di Aceh akhir abad 19 lalu.
Permintaan ini disampaikan Ketua Peusaba Aceh, Mawardi Al Usmani, melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Jumat, 21 April 2017. Selain prasasti, mereka juga meminta Pemerintah Aceh menanam kembali pohon geulumpang di lokasi matinya JHR Kohler.
Mawardi menilai, hal tersebut penting disebabkan bagian yang tak terpisahkan dari sejarah dunia.