TANGERANG – Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Mathlaul Anwar meminta pejabat publik yang beragama Islam agar menjadi teladan dalam berpolitik dan tetap santun, bebas dari ujaran kebencian, kaya inovasi dan bebas korupsi sehingga menjadi panutan umat Islam dalam berpolitik.

Ketua Umum DPP Gema MA Ahmad Nawawi menyebutkan, hal itu menjadi sikap resmi Gema MA dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I GEMA MA Tahun 2016.

Selain itu pihaknya juga meminta generasi muda yang diamanahkan sebagai pejabat publik mampu menjadi lokomotif perubahan yang cepat, terarah dan bebas narkoba agar dapat menjadi role model generasi muda Indonesia. Pihaknya sekaligus meminta para kader Gema MA di seluruh Indonesia untuk terus berkontribusi merawat Indonesia yang majemuk dengan tetap dalam bingkai NKRI.

“Tetaplah terlibat aktif mendukung setiap kebijakan pemerintah yang prorakyat, tetapi tetap kritis pada kebijakan yang melawan hati nurani rakyat,” katanya.

Rakernas I DPP Gema MA berlangsung pada 16-18 September 2016 di Banten dengan tema “Satu abad Mathlaul Anwar berkiprah untuk bangsa”.

Ahmad Nawawi juga mengatakan, sebagai bagian dari elemen bangsa yang telah berusia satu abad, Mathlaul Anwar bagaikan miniatur umat Islam di Indonesia yang majemuk. 

Dengan demikian katanya, Mathlaul Anwar diharapkan dapat terus menampung umat Islam dari segala golongan tanpa membeda-bedakan mazhab apalagi afiliasi partai politik Islam. 

“DPP Gema MA siap menjadi serat perekat bangsa yang dewasa ini hampir terpecah-belah oleh politik identitas. Rakernas ini merupakan wadah organisasi untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi kegiatan organisasi baik di tingkat pusat maupun di daerah, sehingga diharapkan program kerja organisasi dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Nawawi melalui siaran pers, Selasa, 20 September 2016.

Sementara itu Ketua Bidang Media, Komunikasi dan Informasi Mahdi Andela, mengatakan Rakernas I ini dirangkai dengan dialog kebangsaan Gema MA dengan menghadirkan pembicara di antaranya staf khusus Kemenpora RI Zainul Nasihin, Rektor Universitas Mathla’ul Anwar Prof. Dr. Bambang Pranowo, dosen Pasca Sarjana IPB Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf dan Staf Ahli Walikota Tangerang Selatan.

Hadir dalam acara tersebut Deputi 2 Kemenpora, Ketum PB MA, Walikota Tangerang, Asda II Provinsi Banten sekaligus membuka acara. Rakernas ini juga diikuti oleh seluruh pengurus DPP Gema MA dan perwakilan 32 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gema MA se-Indonesia.[](ihn)