TERKINI
TAK BERKATEGORI

Geger Suara Zikir Terdengar dari Dalam Sumur di Aceh Timur

IDI RAYEK - Warga Gampông Blang Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur digegerkan dengan suara zikir yang terdengar dari sumur milik Wa Yulia, 76 tahun. Suara…

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 4.2K×

IDI RAYEK – Warga Gampông Blang Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur digegerkan dengan suara zikir yang terdengar dari sumur milik Wa Yulia, 76 tahun. Suara zikir itu pertama kali terdengar saat Wa Yulia hendak berwudhu subuh tadi pada pukul 05:00 WIB, Minggu, 15 Mei 2016.

“Awalnya saya bangun mau wudhu subuh tadi, ketika saya menimba air tiba- tiba suara zikir terdengar dari dalam sumur, Allah Allah Allah. Suara tersebut semakin lama semakin membesar, seperti suara orang dewasa yang sedang berzikir. Setelah itu saya langsung naik ke atas untuk salat lantaran saya pikir zikir tersebut terdengar dari mesjid,” ujar Yulia saat diwawancarai portalsatu.com di kediamannya.

Masih merasa khawatir, usai menunaikan salat subuh Yulia menyuruh salah satu anaknya untuk mendegarkan kembali suara zikir tersebut, namun suara itu semakin keras terdengar dari dalam sumur.

“Untuk memastikan setelah salat saya suruh anak saya untuk mendengar kembali, setelah itulah kami merasa yakin suara itu keluar dari sumur, sedangkan zikir di mesjid sudah tidak adalagi,” katanya.

Setelah memastikan itu, Yulia menyampaikan informasi tersebut kepada tetangganya, sehingga beberapa saat kemudian sebahagian tetangganya menyesaki rumahnya. “Pada saat beberapa tentangga datang ke sini, mereka juga mengakui mendengar suara itu di dalam sumur,” tambahnya.

Ibu yang mengakui memiliki enam 6 anak itu menceritakan, sumur tersebut dibuatnya pada tahun 1958. Selama dibangun tidak ada tanda – tanda keanehan yang dirasakan oleh pihak keluarga. Dia juga mengatakan, lokasi lahan sebelum didirikan rumah berupa bentuk rawa yang dipenuhi dengan semak- semak.

“Lokasi sebelum rumah seperti rawa- rawa biasanya, selama ini tidak ada yang aneh aneh di sini. Seperti tadi malam sebelumnya juga tidak ada tanda apa- apa.  Begitu juga tadi malam tidak ada juga bunyi sesuatu barang yang jatuh ke dalam sumur,” ujarnya.

Terkait fenomena ini, pihak keluarga telah melaporkan kepada tokoh agama setempat. “Kalheuh kamoe hoi Abu Wahab, dan kalheuh geukalon han geubi pecuaya bek jeut ke musyrik, menyoe keu peunawa jeut cok tapi bek teukabo, (sudah kami panggil Abu Wahab dan sudah beliau lihat, beliau berpesan tidak boleh mempercayai jangan sampai syirik, kalau untuk penawar boleh ambil tapi jangan takabur)” ujar Yulia seperti yang dipesan Abu Wahab (Abu Keude Dua) kepadanya.

Amatan portalsatu.com sejak siang tadi ratusan warga berdesakan untuk melihat fenomena itu. Mereka berdatangan dari berbagai gampông dalam kawasan Idi. Warga juga berantrian mengambil air yang dianggap sebagai penawar. Pihak keluarga juga melarang portalsatu.com untuk mengabadikan foto ke lokasi sumur tersebut. “Bang bek cok- cok foto hinoe (Bang, jangan ambil-ambil foto di sini),” ujar salah satu pria yang sedang berjaga di pintu kamar mandi.

Hal senada juga disampaikan oleh salahsatu pengunjung lainnya, Bek necok foto hinoe dek, hana penawa le enteuk, menyoe ta mesuka ria gadoh su zikirnyan enteuk, (jangan ambil foto di sini dek, hilang tuahnya nanti, kalau kita bersuka ria hilang nanti suara zikirnya),” ujar warga tersebut.[](ihn)

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar