JAKARTA – Pengelolaan komoditas kopi Gayo memasuki tahap “advanced”, dimana pengelolaan di segala lini telah dilakukan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dalam Festival Kampung Kopi dan Kakao 2015 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Senayan Jakarta, Sabtu, 7 November 2015.
“Kita punya lahan seluas 48 ribu hektar dengan produktivitas yang masih dapat ditingkatkan. Kita juga punya koperasi yang mewadahi para petani. Bahkan pemerintah daerah telah meluncurkan semacam jaminan bagi petani, yaitu resi gudang,” ujar Bupati Aceh Tengah Nasaruddin di hadapan perwakilan Kadin Inggris dan Aljazair, Sabtu, 8 Nopember 2015.
Nasaruddin mengatakan petani mendapat keuntungan saat harga turun karena dapat menjaminkan resi ke bank. Menyikapi penjelasan Nasaruddin, sejumlah kepala daerah pun angkat bicara.
“Kami ingin seperti Gayo, dimana mereka sudah menangani setiap lini dengan baik,” ujar Bupati Merangin Kabupaten Jambi.[]