REDELONG – Murid Sekolah Dasar Negeri Yakin, Desa Rimba Raya, Bener Meriah terpaksa diliburkan akibat adanya gangguan gajah liar sejak Jumat, 30 Oktober 2015. Belum diketahui hingga kapan aktivitas sekolah akan kembali normal.
“Gangguan gajah sebelumnya, siswa SD N Yakin dipercepat pulangnya, jam 10 kadang sudah pulang. Tapi gangguan kali ini lebih terancam. Aktivitas gajah sudah di rumah-rumah warga, makanya total diliburkan,” kata Sekretaris Desa Rimba Raya, Rahmadi, kepada portalsatu.com, Minggu, 1 November 2015.
Dihubungi terpisah, Camat Pintu Rime Gayo, Drs. Muhktar, mengatakan, penggiringan kelompok gajah liar itu terpaksa dilakukan secara manual oleh masyarakat. Pasalnya pihak BKSDA Aceh dilaporkan berhalangan hadir ke Bener Meriah.
“Orang BKSDA kadang tidak ada anggaran untuk penggiringan. Itu bisa jadi alasannya, karena sudah tiga kali sebelumnya kita undang mereka, maka semua beban operasional BKSDA ditanggung pemerintah daerah,” ujar Mukhtar.
Dia mengatakan tim penggiringan berjumlah 25 orang yang berpengalaman untuk mengusir gajah liar. Penggiringan akan dilakukan mulai Senin, 2 November 2015.
Penggiringan manual menggunakan meriam bambu dan marcon. Tim juga dibantu oleh anggota TNI-Polri.