BANDA ACEH Koordinator Fraksi Pilkada Aceh Zubaidah Azwan mengatakan, meski pemilihan kepala daerah serentak di Aceh sudah memberikan hasil, tetapi pembelajaran demokrasi tidak berakhir sampai di sini. Pembelajaran demokrasi di masyarakat harus terus dilakukan demi pendewasaan politik rakyat.
Sejak awal fraksi dibentuk, ini adalah sebuah forum aksi untuk memberikan eduskasi politik dan demokrasi kepada masyarakat. Jadi kiprahnya tidak hanya saat pilkada berlangsung saja, tapi juga seterusnya karena proses demokrasi bukan sebatas pemilihan kepala daerah, ujar Zubaidah Azwan saat memperingati setahun berkiprahnya Fraksi Pilkada Aceh, dikutiup dari siaran pers diterima portalsatu.com, Senin, 27 Februari 2017.
Ia melanjutkan, berbagai aktivitas akan terus dilakukan Fraksi Pilkada Aceh, seperti edukasi politik di masyarakat. Ia berharap semakin ke depan masyarakat di Aceh akan dewasa dalam berpolitik, sehingga proses demokrasi bisa tertanam dengan baik pemahamannya di masyarakat.
Pastinya di waktu yang akan datang Aceh harus menjadi daerah yang kedaulatan demokrasinya terbaik di Indonesia. Apalagi dengan banyak keistimewaan dan kekhususan yang disandang. Semkain modern, maka rakyat Aceh harus juga semakin dewasa dalam berdemokrasi termasuk dalam memilih kepala daerah, sehingga pemimpin yang dicari adalah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat, ujar perempuan yang akrab disapa Ida ini.