BANDA ACEH – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRA mendorong Pemerintah Aceh memaksimalkan pelestarian hutan dan pengawasan terhadap illegal logging di hutan Leuser, termasuk mengoptimalkan polisi hutan di seluruh Aceh.

Sementara terkait masalah bencana, Pemerintah Aceh juga diminta sigap dan tidak “menjadikan bencana sebagai peristiwa rutin” yang datang setiap tahunnya. Misalnya, longsor yang menyebabkan badan jalan rusak di Kampung Peregen Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

“Kondisi bencana ini jangan dianggap bencana rutin yang datang setiap musim penghujan,” kata Ketua Fraksi PAN Asrizal H. Asnawi saat membacakan pandangan akhir Fraksi PAN terkait Rancangan APBA Perubahan di gedung DPR Aceh, Rabu 4 November 2015.

Fraksi PAN berharap Pemerintah Aceh mengoptimalkan pelaksanaan jalan tembus Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues hingga ke Aceh Tenggara.

“Fraksi PAN memandang perlu segera mengimplementasikan UU Nomor 11/2006 menyangkut permasalahan tapal batas Aceh dengan Pemerintah Sumatera Utara, terutama di daerah Aceh Tenggara, Aceh Singkil dan Tamiang yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara,” kata Asrizal.[]