BANDA ACEH – Fraksi Partai Aceh DPRA mendukung langkah Pemerintah Aceh yang akan memberikan perhatian dan tanggung jawab terhadap rekontruksi pascakebakaran di Dayah Darussalam, Labuhan Haji, Aceh Selatan.
Hal ini mengingat nilai historis yang dimiliki oleh dayah tersebut; menjadi simbol bagi masyarakat Aceh dan pusat ziarah masyarakat dari luar Aceh yang memiliki kesamaan Thariqat dengan Syekh Mudawali Al-Khalidi, kata Ketua Fraksi PA DPRA Kautsar, S.HI.
Kautsar menyampaikan itu sebelum membacakan pendapat akhir Fraksi Partai Aceh terhadap lima rancangan qanun (Raqan) dalam rapat paripurna di gedung DPRA, 1 Juli 2016.
Semoga ini benar-benar menjadi janji Gubernur Aceh, dan bukan janji seorang calon Gubernur, kata Kautsar dalam pernyataan yang diterima portalsatu.com, 2 Juli 2016.
Kompleks Dayah Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan, dilalap api sekira pukul 23.28 WIB, Kamis, 23 Juni 2016. Puluhan bilik dikabarkan rata dengan tanah dalam musibah tersebut.
Dayah Darussalam Labuhan Haji merupakan asal muasal pesantren salafi terbesar di Aceh dan bahkan Sumatera. Ribuan santri telah lahir dari pesantren yang dipimpin oleh almarhum Abuya Muda Wali Al Khlaidy ini. (Baca: Dayah Darussalam Labuhan Haji Terbakar)[]
