BANDA ACEH Pelopor wisata sejarah, pelajar SMAN 5 Lhokseumawe, kembali melaksanakan kunjungan wisata sejarah ke Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya.
Pada tahun lalu para pelajar SMAN 5 Lhokseumawe meuseuraya (gotong royong) membersihkan dan membetulkan letak nisan yang rebah, maka kali ini lebih ekstrim, yaitu ada sekolompok dari mereka yang berjalan kaki sejauh 100 kilo meter, dari Lhoknga Aceh Besar ke Lamno Aceh Jaya. Di sana ana komplek makam Raja Daya, kerajaan bagian Negara Kesultanan Aceh Darussalam.
Penanggungjawab perjalanan, Al Muzalir, kepada portalsatu.com, mengatakan total siswa yang ikut kali ini lebih kurang 50 orang, terbagi ke dalam dua kelompok. Yaitu, kelompok pertama dari OSIS, dan satu lagi dari Pramuka.
Kelompok Pramuka, pada pagi tadi berjalan kaki sejauh 100 kilo meter napak tilas dari Lhoknga, Aceh Besar, ke Makam Po Teumeureuhom, di Gle Jong, Lamno, Aceh Jaya. Yang ke Lamno ini dipandu oleh Pak Sabarudin, bersama 2 orang dari Batalyon Kavaleri Lhokseumawe, 1 orang anggota Marinir Saka Bahari, 2 orang guru, dan 2 orang pelatih,” kata Al Muzalir, di Banda Aceh.
Sementara, kata Al Muzalir, murid pencinta sejarah yang ke Gampong Pande merupakan anggota OSIS, mengunjungi situs berupa makam-makam sekitar Kota Banda Aceh. Di sekitar itu banyak nisan berprasasti milik pembesar Kesultanan Aceh Darussalam.