TERKINI
SPORT

[FOTO] Bangkai Cunda Plaza, Ikon Petro Dolar Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Cunda Plaza adalah pusat perbelanjaan, tempat bermain anak-anak dan hiburan modern berkelas di Kota Lhokseumawe. Kehadiran Cunda Plaza dilengkapi dengan dibangunnya hotel berbintang, Lido…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 4.6K×

LHOKSEUMAWE – Cunda Plaza adalah pusat perbelanjaan, tempat bermain anak-anak dan hiburan modern berkelas di Kota Lhokseumawe.

Kehadiran Cunda Plaza dilengkapi dengan dibangunnya hotel berbintang, Lido Graha, di Cunda, Lhokseumawe. Ditambah adanya Bandara Malikussaleh Aceh Utara dan Kantor Perwakilan BI di Lhokseumawe, yang di Banda Aceh belum ada saat itu.

Bangunan-bangunan modern tersebut menandakan sebutan “Petro Dolar” untuk Kota Lhokseumawe sebagai ibu kota Aceh Utara kala itu, yang lebih megah daripada Banda Aceh, seakan benar adanya.

Gaya hidup sebagian masyarakat kota ini pun menjadi urban, mementingkan gaya dan kesenangan. Semuanya dipengaruhi oleh hadirnya pabrik penyuling gas, PT Arun. Kapitalisme mengisi otak penduduk di sekitarnya. Gaya dan uang adalah segalanya. Begitulah diajarkan pabrik gas.

Akan tetapi, itu dulu, sebelum meletusnya reformasi Indonesia pada tahun 1998 yang membuat Cunda Plaza menjadi arang.

Kini, kejayaan Lhokseumawe telah hilang. Ikon utamanya, Cunda Plaza, menjadi bangkai bangunan yang angker, tempat jemuran pakaian usang, kadang tikus. Hotel Lido Graha pun sepi.

Di dinding merah muda Cunda Plaza itu kini tidak terlihat lagi baliho besar iklan film terbaru yang diputar hari ini.

Lampu warna warni dari puncak ke halamannya kini tidak lagi menyinari malam kota. 

Cunda Plaza telah mati, suram sebagaimana kota yang gagal menjadi metropolitan ini. 

Maka, Cunda Plaza Lhokseumawe menjadi saksi, bahwa tatkala perang datang, lampu-lampu kota pun padam.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar