BANDA ACEH – Keadaan Anjungan Kota Lhokseumawe, di Taman Sultanah Safiatuddin (PKA), Banda Aceh, 27 Mei 2017. Terlihat beberapa bagian pendukung bangunan itu seperti loteng (plafon), kaca pintu, seurayueng (kanopi) liket (belakang), rusak.
Gedung tersebut diperkirakan tidak difungsikan selain saat acara PKA (Pekan Kebudayaan Aceh) yang dilaksanakan empat tahun sekali. Tempat sampah yang tidak tersedia, rumput-rumput yang menjalar di halaman dan tepi bangunan membuat Anjungan Kota Lhokseumawe ini berkesan tidak berpenghuni.
Saat saya kunjungi pada 27 Mei 2017, di sana terlihat satu orang yang mengaku sebagai penjaga tempat tersebut. Tentang kebersihan mungkin saja itu tanggung jawab penjaganya. Namun untuk memperbaiki bagian pendukung bangunan yang rusak adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Lhokseumawe, juga anggota DPRA dari Lhokseumawe.
Menurut yang terlihat, Anjungan Kota Lhokseumawe adalah bangunan yang paling tidak terawat dan berkesan diabaikan di taman tersebut.