Jakarta – Perkembangan hijab yang semakin pesat rupanya juga mempengaruhi industri perfilman. Hal itu terbukti dengan terpilihnya film dokumenter tentang hijab sebagai salah satu finalis untuk nominasi piala Oscar ke-88 yang baru akan digelar pada Februari 2016.
Film yang dibuat oleh para pelaku perfilman dari United Arab Emirates (UAE) itu telah terdaftar sebagai finalis dalam nominasi Oscar untuk film dokumenter terbaik. Film berjudul 'The Tainted Veil' ini juga sudah diputar di beberapa festival film termasuk Los Angeles.
Menurut pihak panitia dari Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), film dokumenter tentang hijab berpeluang besar untuk masuk ke dalam 15 nominasi film dokumenter terbaik yang baru akan diumumkan pada Desember mendatang.
Film tersebut dikabarkan telah dipuji oleh para kritikus di dunia. Film juga dianggap layak masuk nominasi Oscar setelah menyita perhatian di Carmel International Film Festival, California, pada akhir Oktober lalu.
Memiliki durasi selama kurang lebih 80 menit, film berisi tentang opini serta pandangan yang berbeda dari para wanita berhijab. Film menceritakan bagaimana wanita berhijab hidup di tengah masyarakat luas. Tidak hanya itu, masyarakat di sekitarnya pun diwawancarai mengenai pendapat mereka akan hijab.
Film dokumenter yang disutradarai oleh Ovidio Salazar dan Syrian Mazen al Khayrat sempat menuai kontroversi. Film menimbulkan beberapa pertanyaan serius dan argumen tentang alasan mengapa wanita berhijab seringkali dianggap negatif serta berbagai pandangan lain dalam topik yang sama yakni penggunaan jilbab. Film pun menghadirkan debat yang beragam serta memberikan cerita berbeda dengan dokumenter lainnya.[] Sumber: detik.com