TERKINI
HISTORI

Film ‘’Di Kaki Kota Janthoe’’ Dirilis April 2016

BANDA ACEH - Film yang berjudul ‘’Di Kaki Kota Janthoe’’ (DKKJ) dijadwalkan dirilis pada April 2016. Film tersebut mengambil setting (tempat) di beberapa lokasi wisata…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.9K×

BANDA ACEH – Film yang berjudul ‘’Di Kaki Kota Janthoe’’ (DKKJ) dijadwalkan dirilis pada April 2016. Film tersebut mengambil setting (tempat) di beberapa lokasi wisata di Aceh Besar.

“Film ini beraliran family romantic yang berisi kisah dua keluarga di sebuah kawasan. Satu keluarga menjaga anaknya dengan baik yang lainnya mengabaikan anaknya,” kata sutradara Film DKKJ, Thayeb Loh Angen. 

Thayeb yang mengaku baru belajar jadi sutradara karena diajak Maimun Discover Studio, mengatakan, dalam cerita Film DKKJ, anak yang diperhatikan dengan baik tersebut mampu berbakti kepada orang tua, dan anak yang diabaikan terjerumus ke dalam perangkap narkoba.

“Berbeda dengan cerita anti narkoba biasanya, dalam film ini pengedar tidak ditangkap polisi. Kita lebih menekankan pada peran orang tua untuk menjaga anaknya,” kata Thayeb yang juga penyusun ulang skenario dan penyunting naskah yang ditulis Elda berdasarkan ide cerita tim Discover Studio.

Dalam film ini, katanya, juga ada sedikit laga berbasis seni bela diri Kempo dan Karate. Film tersebut, kata Thayeb sedikit dialog, dan hanya diisi sedikit humor kecil.

Tempat yang dijadikan lokasi shooting film tersebut, kata Thayeb, adalah pantai Lampuuk, Lhoknga, Gampong Wisata Lubuk Sukun, Gampong Adat Lamreueng, Darul Imarah, dan Rumoh Cut Nyak Dhien di Lampisang.

“Kita juga merekam gambar di Wahana Impian Malaka, Lapangan Bungong Jeumpa Kota Jantho, Kampus ISBI Aceh di Jantho, rumah seorang pemain Hendri Yusnita di Ajun, dan lain-lain,” kata Thayeb dalam siaran pers Discover Studio.

Thayeb mengatakan, tim kamera person mengaku agak sulit mengambil gambar di lapangan karena harus mendapatkan bagian terbaik dari lokasi wisata yang dibutuhkan.

“Namun, walau sesulit apapun, kami melakukan itu dengan senang hati, dan menyenangkan, ini kerja tim yang baik,” katanya.

Direktur Discover Studio, Maimun Yulif, mengatakan, dalam membuat film tersebut, pihak Discover Studio bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Aceh Besar, terutama dengan Ketua DPRK, Sulaiman, SE, dan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisatanya.

“Para pemain film ini ada dari Aceh Besar, Lhokseumawe, Aceh Selatan, Abdya, Aceh Timur, dengan berbagai prestasi masing-masing seperti duta Bahasa, model, dan sebagainya,” kata Maimun.

Ketua DPRK, Sulaiman, SE, mengatakan, dirinya gembira dengan kehadiran film DKKJ. Wisata Aceh Besar, katanya, perlu dipromosikan. Juga, generasi muda harus dijaga baik-baik agar terjauhi dari narkoba.

“Mudah-mudahan ini akan berguna untuk Aceh Besar khususnya, dan Aceh dan lainya secara umum. Saya minta, setelah dirilis nantinya, semua jajaran SKPD Aceh Besar dapat membantu mempromosikan film tersebut sehingga sampai ke masyarakat,” kata Sulaiman.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar