ANKARA – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan salah satu tentara kudeta Turki yang menyandra Kepala Staf Umum pada 15 Juli 2016 meminta pimpinan tertinggi militer Turki itu untuk berbicara dengan Fetullah Gulen.
Dalam sebuah wawancara dengan France 24 pada hari Sabtu, Erdogan mengatakan tentara kudeta yang ditangkap kini mengungkapkan sumber instruksi mereka.
“Salah satu dari mereka yang menyandra kepala staf militer Turki bahkan mengatakan, 'Anda akan saya hubungkan sehingga bisa berbicara dengan pemimpin kami Fetullah Gulen,'” kata Erdogan, sebagaimana disiarkan Anadolu Agency.
Sabtu lalu, polisi anti huru hara menjaga markas Staf Umum di Ankara, sebuah lokasi yang jadi salah satu titik fokus upaya kudeta dari 15 Juli.