ANKARA – Semua bagian dari pemerintah Irak telah diperintahkan untuk mengambil langkah yang diperlukan terhadap kegiatan teroris Organisasi Fetullah (Feto) di negara itu, kata Duta Besar Irak ke Turki, Senin.
Duta Besar Iraq, Hisham Ali Akbar Ibrahim Al-Alawi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pemerintah Turki memberikan meminta Baghdad untuk tidak hanya untuk menutup sekolah jaringan Feto tetapi juga pada isu-isu lain tentang Feto, yang dituduh sebagai teroris dan berada di balik kudeta gagal 15 Juli.
“Kami menghubungi departemen masing-masing untuk mengambil langkah yang diperlukan pada kegiatan Feto di Irak,” katanya.
Al-Alawi mengatakan bahwa Turki dan Irak berbagi sejarah budaya, politik dan ekonomi umum.
Dia mengatakan pemerintah Irak memberikan dukungan penuh kepada pemerintah terpilih Turki dan tidak percaya bahwa kudeta membawa manfaat atau stabilitas untuk masyarakat.
Al-Alawi mengatakan, ia tekesan dengan cara partai politik Turki dan orang-orang dari berbagai sektor masyarakat melindungi demokrasi dan membela pemerintah terpilih, terlepas dari perbedaan pandangan mereka dalam pilihan politik.