JAKARTA Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus meningkatkan skill prajuritnya terutama dalam pengawakan dan pemeliharaan sistem senjata Roket RM 70 Grad. Untuk itu, pasukan elite TNI AL ini memberangkatkan sejumlah prajuritnya ke Republik Ceko.
Ini dalam rangka meningkatkan skill dalam pengawakan dan pemeliharan sistem senjata Roket RM 70 Grad, kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto di Jakarta, Minggu (15/5).
Menurut Edi, terhitung mulai 2 Mei 2016 lalu, tim yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Marinir Hendy secara khusus mengikuti pelatihan selama dua minggu di Republik Ceko. Latihan tersebut meliputi materi pengawakan maupun pemeliharaan Senjata Roket RM 70 Grad.
Sebagaimana diketahui, Roket RM 70 Grad sangat identik dengan keberadaan Pasukan Pendarat Korps Marinir TNI Angkatan Laut sebagai bagian dari sistim senjata armada terpadu. RM 70 Grad mampu menembakkan semua jenis roket kaliber 122,4 mm ini dengan jangkauan 30 hingga 36 km.
Roket-roket amunisi RM 70 dapat membawa berbagai jenis hulu ledak yang dapat menimbulkan efek fragmentasi dan efek kejut sangat dahsyat, ujar Edi Sucipto.
Ia menjelaskan, setiap tabung RM 70 Grad berbobot 28 kg serta memiliki panjang 3 meter. Lebar satu berkas terdiri dari 4 baris dengan laras berjumlah total 40 buah.