TANGERANG SELATAN – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, bertemu dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, di Aula Lantai IV Balai Kota Tangerang Selatan, Rabu, 6 April 2016. Keduanya menandatangani MoU kerja sama antara kedua pemerintah kota di bidang pendidikan, kesehatan, layanan terpadu, dan bidang-bidang lainnya sesuai dengan kebutuhan kota masing-masing dalam pertemuan tersebut.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Illiza didampingi oleh Sekda Bahagia, Asisten Administrasi Umum M Nurdin, Kepala Bappeda Iskandar, Kepala DPKAD Purnama Kaya, dan Kabag Administrasi Pembangunan Maulidar. Sementara Airin didampingi Sekda Tangsel Muhammad, Asisten I Ismunandar, Kabag Pemerintahan Malpi Sepdania, Kabag Hukum Ade Iriana, dan sejumlah Kepala SKPK terkait.
Illiza menyebutkan kedatangan pihaknya ke Tangsel guna mempelajari sistem informasi dan keuangan daerah yang terintegrasi. Saat ini Banda Aceh telah memiliki 82 buah aplikasi berbasis IT yang dapat diadopsi oleh kabupaten/kota lain secara gratis. Semua aplikasi ini sifatnya merah putih, katanya.
Menurutnya puluhan aplikasi tersebut umumnya dibangun oleh staf Pemko Banda Aceh di bawah bimbingan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pada tahap-tahap awalnya. Ini merupakan lahan dakwah untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik, kata Illiza.
Namun bukan berarti Banda Aceh sudah lebih baik. Kami terus belajar ke kabupaten/kota lain yang memiliki aplikasi yang dapat membantu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di kota kami, katanya.
Illiza juga mengakui, dari 82 aplikasi milik Pemko Banda Aceh tersebut, beberapa di antaranya belum terintegrasi dengan baik. Oleh karenanya, dia membawa sejumlah staf dan tenaga IT untuk menganalisa aplikasi yang dimiliki Pemko Tangsel.