LHOKSUKON Dua siswa SMA Negeri 1 Paya Bakong, Aceh Utara, akan mewakili Indonesia pada Lomba Matrix International di Kazakhstan. Mereka terpilih setelah meraih mendali…
LHOKSUKON Dua siswa SMA Negeri 1 Paya Bakong, Aceh Utara, akan mewakili Indonesia pada Lomba Matrix International di Kazakhstan. Mereka terpilih setelah meraih mendali perak pada ajang Indonesia Science Project Olympiad (ISPO) 2017 di Tanggerang, Banten, yang diselenggarakan 23 26 Februari 2017 kemarin.
Dua siswa berprestasi dari sekolah pedalaman itu, yaitu, Fadlon dan Maulidi Rahmi. Keduanya melakukan penelitian ilmiah tentang aplikasi software komputer untuk tuna rungu.
Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang luas biasa dan sangat membanggakan. Ini tidak pernah terbayangkan, apalagi saat diumumkan kedua siswa kami akan mewakili Indonesia ke Kazakhstan. Mengingat kami hanya berangkat dari sekolah kampung di kawasan pedalaman, ujar Kepala SMA Negeri 1 Paya Bakong, Sayuti, kepada portalsatu.com, via telpon seluler, Senin, 27 Februari 2017.
Ia menyebutkan, keberhasilan yang diraih dua siswanya tidak terlepas dari kerja sama yang telah dilakukan dengan dua sekolah lainnya di Aceh Utara, beberapa waktu lalu.
Kita membuat kelompok penelitian ilmiah. Ada tiga sekolah yang bergabung, SMA Negeri 1 Paya Bakong, SMA Negeri 1 Matangkuli dan SMA Swasta Fuqara Paya Bakong. Kita bergabung agar mempermudah penelitian, ucapnya.
Saat itu, lanjutnya, ada empat kelompok yang turut serta dalam penelitian ilmiah tersebut. Namun SMA 1 Paya Bakong yang terpilih untuk lanjut dan akhirnya berhasil meraih mendali perak atau Juara II. Mereka akan ke Khazazthan pada event selanjutnya, mungkin jika bukan 2017 ya tahun 2018, karena mereka akan dibina lagi, kata Sayuti.[]