IDI RAYEK – Dr. H Ibrahim Hasyim mengelar temu ramah dan diskusi bedah buku yang bertajuk Idie Long Sayang. Kegiatan diskusi bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat berlangsung di salahsatu ruang pertemuan warung kopi Espresso Idi Rayek, pada pukul 15.00 wib, Kamis 24 Maret 2016.
Ibrahim Hasyim mengatakan buku Idie Long Sayang yang telah dirilisnya itu merupakan buah ide pikiran dirinya bersama beberapa rekannya untuk mengenang kembali potret kehidupan masa Kejayaan Kota Idi mulai sejak dulu sampai yang akan datang.
Selama setahun kami sudah mulai merangkum berbagai sumber dan narasumber untuk kita jadi sebuah buku dalam bentuk bacaan ringan. Buku ini kita mencoba merekontruksi kota Idi dimasa lalu mulai dari cerita- cerita orang tua, dan tokoh- tokoh lain yang disambung -sambung untuk disajikan secara menarik, ujar Ibrahim Hasyim yang sekarang menjabat sebagai Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Migas di Jakarta.
Putra Asli asal Idi Rayek itu mengakui proses perjalananya dalam merilis buku Idie Long Sayang tidaklah mudah, mulai dari bahan riset dan menghubungi nara sumber menjadi sebuah kerja esktranya bersama Kawan- kawan selama setahun.
Wawancara yang kita lakukakan harus disambung- sambung dan ini sangat menyita waktu bagi para narasumber mengingat posisi mereka yang bertebaran mulai dari Jakarta, Medan, Banda Aceh, hingga Idi Rayek, katanya.