SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, diminta mempercepat rotasi dan mutase pejabat eselon II, III dan IV di lingkungannya. Hal tersebut agar program kerja menurut APBK Kota Subulussalam 2016 segera direalisasikan.
Sekretaris Komisi B DPRK Kota Subulusssalam Rasumin,SE menjelaskan, rencana rotasi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Kota Subulussalam sebaiknya dipercepat sehingga tidak akan mengganggu pelaksanaan kegiatan pada APBK Kota Subulussalam 2016.
“Kami menyarankan minggu ketiga Januari 2016 ini, rotasi dan mutasi pejabat tersebut sudah selesai dilaksanakan. Sehingga masih ada waktu sepekan untuk penyesuaian dan Februari 2016 kegiatan sudah mulai berjalan,” katanya, kepada Portalsatu Rabu 6 Januari 2016.
Menurut Rasumin, jika Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Subulussalam belum menentukan pengguna anggaran (PA), kuasa pengguna anggaran (KPA) dan bendahara, maka pelaksanaan APBK Kota Subulussalam 2016 akan terhambat.
“Kami tidak mau pengalaman tahun-tahun sebelumnya terulang lagi, di mana anggaran tidak terserap karena terlambat memulai kegiatan. Semangat kita agar anggaran bisa terserap cepat itu berkaca pada pengalaman tahun lalu. Makanya kita ingin tahun ini cepat. Karena kalau lama-lama ditentukan, suasana kegalauan pegawai makin besar. Mereka tidak bisa kerja,” katanya.
Menurutnya, penyerapan anggaran maksimal itu karena sistemnya terbangun sejak awal. Namun jika awalnya sudah kacau, maka penyerapan anggaran pun diyakini akan kacau juga.
“Banyak yang mengeluh pada saya. Mereka galau menunggu kepastian apakah dipindah atau tidak,” ujar politisi PAN ini.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Subulussalam Dahmhuri, SP. MM, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa saran tersebut bagus. Namun mutasi atau rotasi pegawai ada protapnya.
“Tidak grasak-grusuk. Apalagi jumlahnya banyak, konsekuensinya pada kinerja. Target kita bulan ini (Januari-red) selesai,” ujarnya.
Sekda menyatakan mutasi segera dilakukan pada bulan ini bersamaan dengan mutase pejabat eselon II, III dan IV. Saat ini, lanjut Damhuri, proses evaluasi sudah berjalan terhadap para pejabat dan tinggal menunggu jadwal.
Mutasinya bulan ini, soal siapa yang akan diganti saya tidak tahu, itu semua ada pada Pak Wali Kota, ujar Damhuri.[](tyb)
Laporan Wahda