Ani Setyopratiwi, dosen jurusan kimia di Universitas Gadjah Mada, mengolah minyak kelapa menjadi aneka produk kosmetik dan kesehatan. Omzet usahanya kini mencapai Rp500 juta per…
Ani Setyopratiwi, dosen jurusan kimia di Universitas Gadjah Mada, mengolah minyak kelapa menjadi aneka produk kosmetik dan kesehatan. Omzet usahanya kini mencapai Rp500 juta per bulan.
Usaha perempuan 55 tahun itu berawal dari penelitian yang dilakukan sejak 28 tahun lalu. Ani sukses menciptakan produk olahan minyak kelapa yang biasa disebut VCO (virgin coconut oil). Ia juga punya brand sendiri yakni Healthy Co.
Dulu VCO sempat booming tahun 2006, tapi olahan para pengusaha kebanyakan tengik, saya dapat menciptakan VCO yang tidak tengik, kata Ani, dikutip dari brilio.net, 22 Juli 2017.
Ide untuk meneliti VCO bermula dari proyek pemerintah pusat tahun 1989 yang menggelontorkan dana penelitian kepada universitas dengan tema penelitian mengolah minyak kelapa tanpa dipanaskan.
Ani kemudian dengan tekun meneliti minyak kelapa. Hasilnya kini total produk olahannya mencapai 25 jenis produk kosmetik dan kesehatan. Usahanya lantas lebih diseriusi dengan mendirikan perusahaan bernama PT Setya Putra Perkasa Yogyakarta. Produknya juga sudah menembus pasar internasional.
Ani ingin menyumbangkan penelitiannya kepada Indonesia yang kaya bahan VCO yakni kelapa. Namun niat tersebut kurang mendapat respon positif dari pemerintah.
Saya sudah mencoba meyakinkan pemda untuk bekerja sama dengan saya melakukan pelatihan membuat olahan minyak kelapa. Kita tahu sendiri Indonesia kaya akan kelapa, lagu lagu nasionalnya saja tentang nyiur kelapa. Namun sayang pemerintah enggan berinvestasi, ujar Ketua HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) ini.
Kini Ani aktif memberi bimbingan kepada sejumlah UKM untuk lebih giat berwirausaha.[]