MAKASSAR – Adnan Arsal, pendiri Pondok Pesantren Amanah Putra dan Gontor di Poso Sulawesi Tengah melaporkan dua media terkait pemberitaan yang menudingnya terlibat dalam kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso.
Salah satu media diketahui merupakan media ternama asal Inggris dan satunya lagi merupakan media dalam jaringan nasional. Selain dilaporkan ke Dewan Pers, keduanya pun juga dibawa ke ranah hukum lewat Polda Sulawesi Tengah.
“Kedua media itu membuat opini sendiri dengan menyebut saya diwawancarai di sebuah hutan di mana Santoso bersembunyi. Padahal, saya saat itu berada di kebun yang letaknya dekat dengan Kota Poso dan sangat jauh dengan hutan tempat Santoso dikejar-kejar aparat,” kata Ustad Adnan Arsal, Selasa 2 Februari 2016.