TERKINI
NEWS

Dituding Menyimpang, Kepala Lapas Lambaro: Saya Sudah Bersumpah Atas Nama Allah

Namun dia tidak mampu merincikan plot anggaran untuk makanan tahanan

ISKANDAR NORMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.6K×

BANDA ACEH – Narapidana memprotes kebijakan Kepala LP Lambaro H Ahmad Faedhoni, SH yang mengurangi kandungan kalori pada menu makanan mereka, Kamis, 22 Oktober 2015 pagi. Mereka juga menuntut Kepala LP untuk tidak mempersulit pengajuan pembebasan bersyarat.

“Iya benar, ribut sedikit tadi. Gak lama,” ujar salah satu sumber portalsatu.com saat bertandang ke LP Lambaro.

Sementara itu, Kepala LP H Ahmad Faedhoni, SH MH yang dijumpai portalsatu.com di lokasi membantah tudingan tersebut. Dia mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengurangi jatah makan untuk para tahanan. Pasalnya, kata dia, makanan yang disajikan untuk para tahanan sudah ditentukan jumlah kalorinya oleh Direktoral Jenderal Kemasyarakatan.

“Dalam seminggu sudah ditentukan jumlah kalorinya per hari, diantaranya ada daging, telur, ikan asin, tempe, dan tahu. Ini sudah prosedur tetap,” kata Ahmad Faedhoni.

Dia juga mengatakan belum menerima keluhan dari warga binaan LP Lambaro terkait kualitas makanan. 

“Tiap hari disajikan makanan, contohnya di ruangan saya. Saya juga mengecek dan dokter juga mengecek makanan tersebut. Silakan dicek saja boleh, menu yang kita sediakan sesuai dengan standar, karena memang sudah ada jumlah kalori yang telah ditentukan,” ujarnya.

Namun dia tidak mampu merincikan plot anggaran untuk makanan tahanan. Pasalnya Ahmad baru 21 hari berada di lapas tersebut.

“Kontraknya dilakukan dengan kepala Lapas sebelumnya, saya belum mengetahui,” katanya.

Dia juga mengaku belum bertemu dengan seluruh narapidana terkait proses pengajuan pembebasan bersyarat. “Saya sudah ajak staf dan membuat rapat struktural bahwa seluruh Pengajuan Pembebasan Bersyarat (PPB), sudah saya deklarasikan gratis tidak dipungut biaya sedikit pun. Baik itu cuti menjelang bebas dan lain sebagainya,” kata Faedhoni.

Ia juga mengatakan semua fasilitas di lembaga permasyarakatan tersebut gratis. Contohnya penempatan kamar, mengurus PPB, pemberian makanan, perawatan, dan peralatan mandi. Menurut Ahmad semua hal tersebut diberikan secara cuma-cuma untuk para tahanan.

“Saya akan melaksanakan kebijakan bahwa seluruhnya gratis, dan saya sudah bersumpah atas nama Allah saya tidak akan melakukan penyimpangan terhadap warga binaan. Artinya semua yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ahmad Faedhoni.[](bna)

ISKANDAR NORMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar