BANDA ACEH – Direktur Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA), dr. Fachrul Jamal, mengatakan renovasi Masjid Raudhatul Jannah tidak menggunakan APBA. Dana renovasi masjid yang sebelumnya bernama Ibnu Sina tersebut murni berasal dari sumbangan seluruh staf dan karyawan RSUZA.
Ditambah sumbangan para jamaah yang totalnya lebih kurang Rp 1,7 miliar,” ujarnya saat peresmian Poliklinik Eksekutif dan Peresmian Renovasi Perluasan Masjid Raudhatul Jannah di RSUZA Banda Aceh, Rabu, 28 Oktober 2015.
Dia turut memberikan apresiasi kepada dokter spesialis, dokter umum, para medis, dan seluruh staf dan karyawan yang telah bekerja keras mengembangkan RSUZA menjadi lebih baik.
Dirut RSUZA ini juga mengemukakan alasan pergantian nama Masjid Ibnu Sina menjadi Raudhatul Jannah, yang berarti Taman Surga. Mudah-mudahan siapapun yang datang ke sini merasakan seperti adanya di Taman Syurga, kata dr. Fachrul Jamal.
Menurutnya masjid tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas keagamaan, baik pada hari-hari biasa setelah salat fardhu maupun pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).
Ramadhan lalu kita mengundang syeh dari Arab Saudi untuk membimbing kita melaksanakan ibadah salat malam kepada seluruh staf RSUZA, katanya.[](bna)