TAKENGON – Kepolisian Sektor (Polsek) Jagong Jeget mulai beroperasi setelah diresmikan Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol Guntur Widodo, Sselasa, 29 Desember 2015. Acara peresmian turut dihadiri Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, Ketua DPRK Muchsin Hasan, Kapolres AKBP Dodi Rahmawan, Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Arm. Ferry Ismail.
Guntur memberi beberapa “wejangan” menyikapi hadirnya Polsek Jagong Jeget sebagai institusi yang diharapkan dapat mengayomi masyarakat.
“Personil Polisi di Polsek harus jadi pengayom, jika ada konflik kecil jangan sampai besar dan yang besar dikecilkan, masalah jangan berkepanjangan, karena resikonya mahal,” ujarnya, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, Rabu, 30 Desember 2015.
Pria yang sudah bertugas di Aceh lima bulan ini mengatakan, untuk dapat mengayomi masyarakat, personil polsek harus mengenali wilayah dan membaur dengan kehidupan setempat.
“Kita harapkan Polsek Jagong Jeget bisa wujudkan Kamtibmas sesuai harapan, kalau Kamtibmas terwujud, semua aktivitas masyarakat pasti berjalan,” kata Guntur.
Diresmikannya Polsek Jagong semakin menambah jumlah polsek di Aceh Tengah menjadi 11 dari 14 kecamatan yang ada, tersisa di kecamatan Bies, Atu Lintang dan Rusip Antara.
Bupati Aceh Tengah Nasaruddin mengharapkan Polsek Jagong Jeget dapat mempertahankan situasi Kamtibmas yang sudah relatif baik.
“Situasi Kamtibmas Jagong relatif baik, karena masyarakat bukan berurusan dengan kriminal, tapi dengan ekonomi, ada yang ke kebun, berdagang dan usaha lainnya,” kata Nasaruddin.
Nasaruddin mengatakan pelayanan Polsek diharapkan terus menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat.
Keberadaan Polsek Jagong Jeget selama ini sudah dinantikan warga setempat. Seorang tokoh, Anwar Syamsuddin menyebutkan sejak transmigrasi ditempatkan di Jagong Jeget tahun 1982 sudah ada satuan kepolisian dalam bentuk Pos Polisi dengan personil 2 orang.
Anwar menambahkan, sejak dibentuk kecamatan Jagong Jeget pada tahun 2006, Pol Polisi pun beralih status menjadi Sub Sektor hingga akhirnya diresmikan menjadi Polsek pada akhir tahun 2015 ini.
“Berarti 34 tahun lamanya kami menanti ada Polsek di Jagong Jeget,”? kata Anwar.[]