TERKINI
NEWS

Din Minimi: Kupue Iyak Buru Kamoe Sabe

IDI RAYEUK- Pimpinan kelompok bersenjata di Aceh Timur, Nurdin bin Ismail  alias Din Minimi mengatakan tuntutan pihaknya terhadap Pemerintah Aceh bisa diselesaikan lewat dialog, bukan dengan…

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 2.8K×

IDI RAYEUK- Pimpinan kelompok bersenjata di Aceh Timur, Nurdin bin Ismail  alias Din Minimi mengatakan tuntutan pihaknya terhadap Pemerintah Aceh bisa diselesaikan lewat dialog, bukan dengan kekerasan.

Kupue iyak buru kamoe sabe, masalah kamoe jeut ta selesaikan dengan cara yang got. Bek sampe lage nyoelah (kenapa polisi selalu memburu kami, masalah kami bisa diselesaikan dengan cara yang baik),” ujar Din Minimi saat diwawancarai portalsatu.com melalui telpon seluler, Rabu, 18 November 2015, sekitar pukul 16.00 WIB.

Din Minimi berharap pascainsiden kontak senjata antara kelompoknya dengan polisi di Tualang Geudong, Desa Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Rabu pagi, tidak berdampak terhadap masyarakat kawasan itu.

“Kami berharap usai kejadian tadi untuk tidak menyentuh warga yang tidak bersalah,” kata Din Minimi yang sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi di Aceh.

Sementara itu, sampai Rabu malam, portalsatu.com belum berhasil memeroleh konfirmasi dengan pihak Polres Aceh Timur terkait kejadian di Tualang Geudong. Portalsatu.com sudah berupaya menghubungi Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Aceh Timur sejak Rabu siang, namun tidak tersambung.[]

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar