IDI RAYEUK- Pimpinan kelompok bersenjata di Aceh Nurdin Bin Ismail alias Din Minimi menyatakan ia dan pasukannya akan tetap bertahan di hutan belantara sampai akhir hayatnya. Din Minimi menyebut saat ini pihaknya berada di Gunong (Gunung) Markusi. Pernyataan itu disampaikannya saat diwawancarai portalsatu.com lewat telpon seluler, Sabtu, 21 November 2015, sekitar pukul 15.00 WIB.

Din Minimi mengakui lokasi persembunyiannya telah digerebek oleh pihak kepolisian. “Beutoi tempat long ka irumpok le polisi (benar tempat kami sudah ditemukan polisi),” kata pria yang belakangan ini terus diburu jajaran Polda Aceh.

“Apapun tindakannya (polisi), kami tetap bertahan dengan kekuatan dan semangat kami sebelum cita-cita kami tercapai,” ujar Din Minimi lagi.

Ditanya apa strateginya sehingga selama ini lolos dari penyergapan polisi, Din Minimi menyebut tidak ada strategi khusus yang digunakan kelompoknya untuk lolos setiap dikepung pihak kepolisian. Ia juga menyatakan kelompoknya saat ini sehat- sehat saja.

“Hana strategi sapue bak kamoe, mandum nyoe kamoe lolos dengan izin poe teuh Allah. Teuntra kamoe mandum sehat, hana yang musibah, madum nyoe pat sajan lon,” kata Din Minimi.

Din Minimi bahkan bersedia mengungkapkan lokasi persembunyian saat ini. “Hana payah jioh-jioh yak mita kamoe, untuk lokasi teuntra kamoe mandum uroe nyoe na di Gunong Markusi antara perbatasan gunong Aceh Utara ngon Aceh Timur,” ujarnya.[]