LHOKSEUMAWE – Panitia seleksi mengaku telah berlaku fair dalam menjaring calon Panwaslih Kota Lhokseumawe. Hal ini menjawab permintaan aktivis MaTA agar Pansel Panwaslih Lhokseumawe mempublikasikan nilai peserta dan indikator penilaiannya.
“Penjaringan calon Panwaslih tahap demi tahap telah kita lakukan sesuai aturan yang ada. Kita tetap melihat nilai tertinggi dari beberapa tahap yang telah kita lalui,” kata Ketua Pansel Panwaslih Lhokseumawe, Rusydi Abubakar, melalui sambungan telepon kepada Portalsatu.com, Sabtu, 12 Maret 2016.
Dia mengatakan persoalan publikasi penilaian peserta dari hasil beberapa tahapan seleksi tersebut bukan kewenangan Pansel.
“Kita telah mengajukan nama beserta nilainya kepada Sekretariat DPRK Lhokseumawe melalui Bagian Risalah, bukan lagi bagian dari kewenangan pihak kami (Pansel) dalam hal ini,” kata Rusydi.
Menurutnya Bagian Risalah DPRK Lhokseumawe juga telah mengumumkan hal ini di papan informasi sekretariat dan juga melalui web resmi mereka.