IDI RAYEK – Puluhan hektar sawah tadah hujan di Gampong Buket Jok, Kecamatan Idi Rayek, Kabupaten Aceh Timur mengalami kekeringan sehingga terancam gagal panen pada musim ini.
Salah satu petani padi di desa tersebut, Muhammad Daud, mengatakan kekeringan lahan persawahan di daerah itu bukan hanya terjadi di tahun ini saja. Menurutnya kondisi tersebut sudah menjadi permasalahan petani dari tahun ke tahun yang belum teratasi sampai sekarang.
Umur tanaman padi kami sudah hampir dua bulan lebih, akibat sulitnya didapatkan sumber air, kalau musim hujan agak mengutungkan bagi kami dan masalah ini sudah sering terjadi setiap tahunnya hingga belum bisa diselesaikan, ujarnya kepada portalsatu.com, Senin, 25 Januari 2016.
Dia juga menambahkan, ada beberapa upaya telah dilakukan untuk mendapatkan sumber air seperti membuat bendungan atau irigasi namun menurutnya itu belum optimal, karena lokasi pembangunannya tidak bisa diakses ke seluruh petani yang ada di wilayah tersebut.
Sudah dibuat irigasi tapi tidak bisa kami gunakan, karena itu belum bisa kami capai semua, untuk apa dibuat irigasi karena di sini tidak ada sungai, jadi air yang ada hanya tertampung di situ saja, tidak semua bisa kita gunakan, katanya.