TAPAKTUAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan menyatakan, hujan lebat yang mengguyur daerah itu sejak tiga hari terakhir belum berdampak pada terjadinya banjir atau longsor. Namun, pihaknya tetap siaga memantau perkembangan situasi di lapangan sehingga jika terjadi bencana bisa segera dilakukan tindakan tanggap darurat.
Semalam saya telah perintahkan petugas tim reaksi cepat BPBD stanby di kantor untuk memantau situasi di lapangan. Sebab pasca diguyur hujan lebat sejak tiga hari terakhir telah mengakibatkan banjir besar melanda wilayah Aceh Jaya dan Aceh Barat. Karena kabupaten tersebut berada di pantai barat-selatan Aceh, kita khawatir bencana serupa akan terjadi juga di daerah ini, kata Kepala BPBD Aceh Selatan Erwiandi, kepada portalsatu.com, Selasa, 8 November 2016.
Menurutnya, berdasarkan hasil laporan masing-masing camat di 18 kecamatan, sejauh ini wilayah Aceh Selatan terbebas dari bencana tanah longsor dan banjir. Meskipun debit air di sejumlah sungai terpantau naik dan berwarna kuning, tetapi tidak sampai meluap ke perkampungan penduduk dan lahan pertanian masyarakat.
Untuk memastikan hal itu, Kepala BPBD Aceh Selatan Erwiandi bersama jajarannya kembali turun ke kecamatan-kecamatan pada Selasa, 8 November 2016 pagi untuk meninjau langsung ke lapangan.
Karena tidak puas dengan informasi yang disampaikan para camat, kami kembali turun langsung ke wilayah Kecamatan Trumon Raya yang selama ini merupakan wilayah langganan banjir setiap musim hujan tiba. Ternyata benar bahwa sampai saat ini wilayah Aceh Selatan terbebas dari bencana banjir, ungkap Erwiandi.