BANDA ACEH – Salah satu jamaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, Selasa, 20 Oktober 2015 malam. Informasi yang diterima portalsatu.com mengatakan jamaah haji perempuan tersebut diduga terjangkit Mers dan untuk sementara dirawat di RHCU RSUZA Banda Aceh.
Keberadaan suspect Mers ini membuat petugas medis RSUZA mengungsikan seluruh pasien yang ada di ruangan tersebut. “Semuanya dipindahkan dari ruangan,” kata salah satu sumber portalsatu.com, Rabu, 21 Oktober 2015.
Kabar ini dibenarkan oleh Wadir Pelayanan RSUZA Banda Aceh, dr. Azharuddin saat dikonfirmasi oleh portalsatu.com.
Iya benar, laporan yang saya terima dari perawat benar ada pasien yang diduga mengalami virus Mers yang sedang di rawat di RSUZA sekarang, kata dr. Azharuddin.
Ia mengatakan sekarang ini pasien sedang berada di ruangan isolasi untuk masa pengecekan. Hal ini dilakukan untuk memastikan apa benar atau tidaknya pasien menderita Mers atau bukan.
Kecurigaan ada, tetapi belum terbukti, sekarang lagi proses pengecekan, baik difoto maupun rontgen dan dua hari ke depan akan keluar hasilnya, katanya.
Namun Azharuddin mengaku tidak mengantongi data lengkap nama jamaah haji terduga suspect Mers tersebut. Saya sedang tidak berada di rumah sakit, nanti saya konfirmasi kembali, kata Rahmadi, Humas RSUZA.[](bna)